Hanya Informasi

Sinar Matahari dan Diabetes Dapat Menyebabkan Katarak

Posted on: November 11, 2008

katarakKATARAK merupakan gangguan pada lensa mata yang membuat penglihatan menjadi kabur. Umumnya, katarak menyerang orang lanjut usia. Namun, tidak tertutup kemungkinan bahwa katarak juga menyerang orang muda dan anak-anak. Katarak dapat disebabkan oleh terlalu lamanya orang memandang langsung sinar matahari dan penyakit diabetes yang menahun. Katarak, tidak menular dan bisa diatasi dengan operasi.

Katarak adalah suatu perubahan lensa mata yang sebelumnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh. Katarak sendiri dapat menyebabkan si penderita tidak bisa melihat dengan jelas karena lensa mata yang keruh menghalangi cahaya mencapai retina. Penglihatan menjadi kabur. Jumlah dan kekeruhan pada setiap lensa mata bervariasi. Biasanya, penderita katarak tidak sadar telah mengalami gangguan pada mata. Katarak terjadi secara perlahan. Katarak tidak menular dari satu mata ke mata yang lain. Namun, katarak dapat terjadi pada kedua mata pada saat bersamaan.

Menurut dr Setiyo Budi Riyanto, Ophthalmologist dari Jakarta Eye Center, katarak merupakan suatu kelainan proses degeneratif yang terjadi pada lensa mata. Biasanya katarak terjadi pada usia lanjut, mulai dari usia 50-60 tahun. Lensa mata akan semakin keruh. Gangguan penglihatan dibagi menjadi dua bagian. Pertama, gangguan kacamata. Apakah terjadi mata plus, minus, silinder atau bahkan karena kacamata baca. Untuk mengetahui gangguan penglihatan ini, mata dikoreksi dengan kacamata atau lensa lensa kontak. Jika tidak, bisa dilakukan dengan lasik atau sinar laser. “Jika gangguan mata, gangguan bisa terjadi dari kerusakan anatomi bola mata, baik pada kornea, lensa mata, saraf penglihatan sampai retina,” katanya.

Sebagian besar katarak terjadi pada usia lanjut. Namun, tidak tertutup kemungkinan katarak mata menyerang bayi karena sang ibu terinfeksi virus pada saat hamil muda. Penyebab lain seseorang terkena katarak adalah penyakit sistemik, seperti diabetes, penggunaan obat tertentu khususnya steroid, mata tanpa pelindung terkena sinar matahari (UV) dalam waktu yang cukup lama, trauma karena faktor lain yang belum diketahui. Penderita diabetes akan sangat mudah terkena katarak mata.

Masalah lain pada mata, misalnya kornea, retina dan saraf penglihatan, akan tetap mengganggu penglihatan meskipun telah dilakukan operasi katarak. Kecepatan gangguan katarak pada seseorang tidak dapat diprediksi. Karena katarak pada setiap individu berbeda. Bahkan perkembangannya pun berbeda antara satu mata dengan mata sebelahnya.

Secara umum, gejala gangguan katarak dapat diketahui dari penglihatan yang tidak jelas seperti dari penglihatan yang menghalangi objek, mata yang peka terhadap sinar matahari atau cahaya, dapat melihat ganda pada satu mata atau melihat secara ganda, memerlukan cahaya terang untuk dapat membaca, lensa mata berubah menjadi buram dan tidak bening, dan sering berganti kacamata tetapi tidak dapat penglihatan yang memuaskan dan jelas.

Katarak mata hanya dapat diatasi dengan melakukan operasi. Akan tetapi, jika gejala katarak mata tidak mengganggu, tindakan operasi tidak diperlukan. Cukup dengan mengganti kacamata saja. Tindakan operasi pada katarak mata dapat dilakukan apabila penglihatan hilang. Sampai saat ini belum ada obat untuk katarak. Obat-obatan semacam obat tetes mata, vitamin atau antioksidan hanya menghambat proses bertambah matangnya katarak. Selebihnya, tidak dapat mengurangi atau menghilangkan katarak. Menyembuhkan katarak tidak dapat dilakukan dengnan laser, melainkan harus melakukan pembedahan untuk mengeluarkan lensa yang keruh tersebut, kemudian diganti dengan lensa tanam buatan.

Dr Setiyo Budi juga menambahkan bahwa operasi katarak dapat dilakukan dengan mikroskop dan mesin fakoemulsifikasi yang memanfaatkan getaran ultrasonik untuk menghancurkan katarak. Laser dapat dilakukan setelah operasi katarak apabila kapsul lensa mengalami kekeruhan. Lebar sayatannya untuk luka operasi itu sangat kecil. Hanya sekitar 1,8-2,2 mm. Luka tersebut tidak perlu dijahit. Lensa katarak dapat diganti dengan lensa buatan, seperti okular atau lensa implant.

Sumber: berbagai sumber

2 Tanggapan to "Sinar Matahari dan Diabetes Dapat Menyebabkan Katarak"

nice artikel…
thanks ya atas infonya….
sangat bermanfaat…

nice article, sy mo tanya ni..

bagaimana jika seseorang yang menderita diabetes akan melakukan operasi katarak, apa kah tidak akan berpengaruh ke proses pemulihan pasca operasi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Visiter

Counter Powered by  RedCounter
 

Blog Stats

  • 75,170 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Directori

TopOfBlogs Literature Blogs KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Directory of General Blogs Literature Blogs - Blog Top Sites

Top Clicks

  • Tak ada

Traffic Feed

Twitter Terbaru

%d blogger menyukai ini: