Hanya Informasi

Bahaya Radikal Bebas Dalam Tubuh

Posted on: Februari 22, 2009

free-radical-factorRokok terutama nikotinnya  merupakan salah satu bahan pembentuk radikal bebas. Selain rokok, sebetulnya masih  banyak lagi  bahan pembentuk radikal bebas dalam tubuh. Diantaranya adalah bahan makanan atau bahan tambahan seprti pewarna, pengawet, penyedap, pengental dan lain-lain yang tidak termasuk golongan food grade (boleh / dapat dikonsumsi) serta bahan yang terkena bahan pencemar (pestisida, urea dan lain-lain) dan polusi udara.

Radikal bebas didalam tubuh merupakan bahan yang sangat  berbahaya. Bahan radikal bebas tersebut sebenarnya merupakan senyawa atau molekul yang mengandung satu atau lebih electron yang tidak berpasangan pada bagian orbital luarnya. Adanya electron yang tidak berpasangan itulah yang mengakibatkan senyawaradikal-bebas tersebut sangat reaktif untuk mencari pasangannya. Caranya, mengikat atau menyerang electron molekul yang berada disekitarnya. Yang diikat radikal bebas pada umumnya adalah molekul besar seperti lipid, protein, maupun DNA (pembawa sifat). Apabila itu terjadi, akibatnya adalah  kerusakan sel atau pertumbuhan sel yang tidak bisa dikendalikan (bisa menimbulkan kanker)

Apabila radikal bebas sudah berikatan dengan sel jaringan tubuh, akan terjadi gangguan kesehatan, antara lain:

  1. Jika yang terkena mata, akan terjadi penurunan daya penglihatan, kadang juga dapat menimbulkan kebutaan apabila yang diserang retina mata.
  2. Jika yang diserang sel ginjal, akan terjadi gangguan fungsi ginjal  yang pada tahap akhirnya akan memerlukan cuci darah.
  3. Jika  kerusakan terjadi pada pembuluh darah sekitar urat syaraf, akan terjadi gangguan syaraf  peraba, misalnya rasa kesemutan yang berkepanjangan.
  4. Jika kerusakan terjadi pada system pertahanan tubuh, akan terjadi  penurunan daya tahan tubuh sehingga tubuh mudah terkena infeksi, terutama infeksi pada kulit, saluran kencing, paru-paru dan lain-lain.
  5. Bila yang diserang organ tubuh jantung atau otak, resiko untuk mendapatkan penyakit jantung koroner maupun stroke dapat meningkat.
  6. Bila yang diserang sel pankreas, produksi insulin akan berkurang sehingga mengakibatkan terjadinya penyakit diabetes militus.

Untuk mengatasi atau mencegah akibat radikal bebas, tubuh memerlukan  bahan antioksida, yang umumnya terdapat pada sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin C, E, beta karoten, Likopen, Flavonoid, dan lain–lain. sumber-antioksidanSayuran atau buah-buahan tersebut adalah kangkung, bayam, papaya, nanas, jeruk mandarin, jeruk peras, apel malang, tomat apel, wortel, jus jambu biji, semangka, kemangi, daun katuk, ubi jalar merah, jagung kuning dan lain-lain.

Untuk menanggulangi  radikal bebas tersebut, dianjurkan mengonsumsi segelas jus buah / sayur setiap harinya. Serta hindari makan terlalu kenyang karena makan yang berlebihan juga sangat memicu timbulnya radikal bebas dalam tubuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Visiter

Counter Powered by  RedCounter
 

Blog Stats

  • 75,170 hits

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya

Directori

TopOfBlogs Literature Blogs KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Directory of General Blogs Literature Blogs - Blog Top Sites

Top Clicks

  • Tak ada

Traffic Feed

Twitter Terbaru

%d blogger menyukai ini: